Compang, BOKSTODAY.MY.ID-Kursus Persiapan Perkawinan Katolik (KPPK) di Paroki St.Simon Petrus Compang kembali menghadirkan materi penting yang menjadi perhatian para peserta, yakni Perencanaan Keluarga dan Mengatur Kelahiran Anak.
Materi ini langsung disampaikan oleh Kepala UPTD Puskesmas Compang, Yosef Rahmat yang juga selaku Fasilitator Kegiatan KPPK.
Yosef, mengatakan bahwa kesiapan membangun rumah tangga tidak hanya berkaitan dengan aspek spiritual, tetapi juga tanggung jawab dalam merencanakan kehidupan keluarga secara matang.
Dalam pemaparannya, Yosef menjelaskan bahwa perencanaan keluarga merupakan bagian fundamental dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa keputusan terkait jumlah dan jarak kelahiran anak perlu dibicarakan secara terbuka sejak awal oleh pasangan calon suami istri.
"Perencanaan keluarga bukan sekadar persoalan jumlah anak, melainkan kesiapan menyeluruh pasangan dalam menjalani kehidupan berkeluarga, termasuk aspek mental, emosional, dan ekonomi,"Jelasnya.
Lebih lanjut, Yosef menekankan pentingnya komunikasi yang sehat antara pasangan dalam setiap pengambilan keputusan rumah tangga, khususnya yang berkaitan dengan kehadiran anak.
Ia menambahkan bahwa keterbukaan dan kesepakatan bersama menjadi fondasi penting untuk menghindari konflik di kemudian hari serta memastikan pengasuhan anak dapat berjalan optimal.
"Setiap pasangan perlu saling memahami kondisi dan tidak mengambil keputusan secara sepihak. Perencanaan yang matang akan membantu menciptakan keluarga yang lebih stabil dan harmonis," ujarnya.
Di akhir penyampaiannya, Yosef menyampaikan harapan agar para peserta KPPK dapat menjadi pasangan suami istri yang bijaksana dalam membangun keluarga.
"Satu harapan kami, Bapak Ibu calon Pasutri mampu membangun keluarga yang bertanggung jawab, saling mendukung, dan terbuka terhadap kehidupan dengan penuh kesadaran serta iman," tutupnya.
Writer|| Stanislaus Bandut|| Red
